Jumat, 18 Februari 2011

Workshop II (Perencanaan) RBM Maros

Setelah pelaksanaan Simulasi Musrenbangcam Pengintegrasian di tuntaskan, pada hari yang sama tanggal 18 Februari 2011, Workshop II Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Maros di laksanakan dengan agenda utama pematangan dan pengesahan Rencana Kerja (RKTL) Tahun 2011, konsolidasi Kelompok Kerja (Pokja) RBM dan penyusunan kerangka acuan kegiatan per-bidang. Kegiatan ini didahului oleh prasaran (suplemen) yang di sampaikan oleh Sudirman S.Sos (Faskab Integrasi PNPM-MPd Maros).





Kegiatan yang akan dikembangkan nantinya adalah Penguatan Kapasitas Masyarakat (PKM), Community Base Monitoring (CBM), Advokasi, Pengembangan Media. Diharapkan RBM Maros dapat melahirkan good practice dan lesson learned dalam mengakselerasikan, mengintegrasikan dan melembagakan sistem pembangunan partisipatif di Kabupaten Maros.

Meskipun RBM Lahir dari rahim PNPM MPd, akan tetapi RBM memiliki visi  untuk semua masyarakat. RBM sebagai forum multistakeholders pemerhati pemberdayaan di Maros yang merasa care dengan
model pemberdayaan DOUM yang dikembangkan oleh PNPM, merasa tertantang untuk terus mengawal dan mengintegrasikan sistem pembangunan dengan motto perencanaan, pelaksanaan dan monitoring yang integratif dan partisipatif.

Salah satu kegiatan yang akan dikawal dalam waktu dekat dimana Maros menjadi proyek percontohan di Sulsel adalah Pelaksanaan Musrembang Kecamatan Pengintegrasian. Olehnya itu, untuk menjamin proses pelaksanaan Musrembang tersebut taat asas dan tepat sasaran, dilaksanakan Simulasi Musrembang Kecamatan yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan Workshop II RBM. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Bappeda Maros, Badan Pemberdayaan Masyarakat Maros, PNPM-MPd dan RBM Maros. Insya Allah kegiatan ini akan menjadi tonggak sejarah pengintegrasian pembangunan di Kabupaten maros.

Kamis, 17 Februari 2011

Perjalanan Anggota DPR-RI Dalam Monitoring PNPM-MPd di Maros

Perjalanan monitoring Drs. Akbar Faizal, M.Si Anggota DPR-RI dari Komisi II untuk pelaksanaan kegiatan PNPM-MPd di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros pada tanggal 12 Februari 2011 menyampaikan pesan antara lain :
 
  • Menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar dapat mengoptimalkan penggunaan dana PNPM-MPd ini dan menghindari adanya penyalagunaan / penyimpangan dana karena itu sangat merugikan rakyat. Dan akan membantu proses penyelesaian masalah sesuai dengan prosedur hukum jika ada unsur atau pihak yang melakukan penyelewengan atau penyimpangan dana dalam PNPM-MPd ini.
Hal ini tentunya senada dengan apa yang menjadi harapan Bapak Bupati Maros yang selalu disampaikan pada saat koordinasi bersama pelaku dan saat menyambut tim dari bank dunia pada bulan agustus tahun 2010 yang lalu, dimana Bapak Bupati Maros  Ir. Hatta Rahman, MM akan menjadikan pelaksanaan PNPM-Mandiri Perdesaan dan PNPM-Integrasi di Kabupaten Maros menjadi program yang berkualitas dan bersih dari kolusi serta penyimpangan dana, menjadikan maros bersih dan PNPM-MPd dan Integrasi bersih.

 Nampak dalam gambar : KPMD(Pr),Akbar Faizal,Anggota Tim Monitoring(Azis) di Kantor UPK Mandai



Senin, 07 Februari 2011

Jadwal Musrenbang Kecamatan Pengintegrasian ( Reguler dan PNPM-MPd )

Berdasarkan Panduan Fasilitasi Musrenbang Pengintegrasian Tahun 2011 dalam mendukung proses perencanaan PNPM-MPd serta PNPM-Integrasi Tahun 2011, maka pelaksanaan Musrenbang Desa/Kelurahan serta Forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten dapat dilakukan paralel dengan proses perencanaan dalam PNPM-MPd serta PNPM-Integrasi mulai dari MD (Musyawarah Desa) Sosialisasi & MD Penetapan Usulan, MAD  (Musyawarah Antar Desa ) Prioritas dan sampai pada pelaksanaan MAK (Musyawarah Antar Kecamatan) yang melebur ke dalam Tahapan Perencanaan Reguler mulai dari Musrenbangdes/kelurahan, Musrenbangcam dan Musrenbangkab ( sesuai dengan ruang lingkup wilayah perencanaan ).

Sehubungan dengan hal tersebut maka pelaksanaan beberapa forum musyawarah di PNPM-MPd dan PNPM-Integrasi dilakukan sinergis dengan perencanaan reguler atau disebut dengan Istilah "Musrenbang - Pengintegrasian".

Seperti halnya gambaran yang terlihat pada dokumentasi kegiatan disamping(kiri) dan juga beberapa rangkaian kegiatan dibawah ini, yaitu proses pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi yang dilakukan di tingkat Kecamatan yang dihadiri serta ikut memfasilitasi pelaksanaan pertemuan dan sekaligus menjadi narasumber adalah Setrawan Kabupaten Ir. Andi Dainuri, MM dari Unsur Sekretaris Bappeda Kabupaten Maros yang sekaligus sebagai Koordinator Setrawan Kabupaten. Hal seperti ini tidak biasanya terjadi dalam pertemuan MAD selama ini dan inilah yang menjadi nilai tambah bagi kabupaten maros dalam mengawal proses pengintegrasian secara penuh yaitu dengan adanya dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan kegiatan ini.
Terlebih lagi dengan di kawalnya secara langsung kegiatan MAD Sosialisasi ini oleh Bapak Drs. M. Yudhi Indrajaya, M. Si Kepala BPMPD/K Kabupaten Maros (seperti yang terlihat dalam gambar sebelah kanan,kepala badan sedang memberikan penjelasan) di dampingi oleh Setrawan Kabupaten (Andi Dainuri) dan Faskab Integrasi Kab. Maros (Sudirman). 
MAD Sosialisasi ini berlangsung di Kecamatan Lau dengan pembahasan beberapa agenda antara lain : 
  • Sosialisasi Pelaksanaan PNPM-MPd dan PNPM-Integrasi Tahun 2011 serta proses pelaksanaan Pengintegrasian.
  • Persiapan Pelaksanaan Musrenbang Pengintegrasian di Desa/Kelurahan dan Kecamatan
  • Pembahasan hasil evaluasi penyusunan dokumen RPJM-Desa & RKP-Desa
  • Pembentukan Tim Penyelenggaran Musrenbang Kecamatan
  • Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Musrenbangdes/Kelurahan
  • Penetapan Sanksi Lokal terkait dengan penguatan program dan untuk mendukung pelaksanaan pengintegrasian.
Dari gambar di atas terlihat dari sisi kiri ke kanan adalah Ketua BKAD, Faskab Integrasi, Kepala BPMPD/K, Setrawan Kabupaten dalam kegiatan MAD Sosialisasi. Dan gambar disamping kanan memperlihatkan partisipasi perempuan yang cukup bagus yang tidak terbatas hanya untuk iktu hadir dalam pertemuan MAD akan tetapi dapat memberikan kontribusinya khususnya dalam menyampaikan aspirasi yang terkait dengan  evaluasi kritis terhadap keterlibatan pelaku khususnya pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan program yang dianggapnya masih kurang optimal.
Kesmua hal tersebut di atas hanyalah merupakan gambaran awal dalam persiapan pelaksanaan musrenbang pengintegrasian di Kabupaten Maros dan tentunya masih berharap dukungan yang lebih besar lagi untuk menyukseskan kegiatan ini yang tidak terbatas hanya kepada pelaku-pelaku tertentu saja akan tetapi pelaku dari unsur pemerintah diharapkan dukungannya yang maksimal khususnya kepada seluruh Pimpinan SKPD Kabupaten , Para Camat serta Lurah dan Kepala Desa. Disamping itu peran kelembagaan sangat membantu dalam ikut menyukseskan kegiatan ini antara lain Forum BKAD Kabupaten, BKAD Kecamatan, UPK, PL, Tim Verifikasi, TPK, Tim Penulis Usulan, KPMD, dan pelaku yang lainnya. Bahkan dengan hadirnya Kelembagaan baru dalam PNPM-Mpd untuk menguatkan pengawalan program yaitu Kelompok Kerja Ruang Belajar Masyarakat (Pokja RBM) yang ikut membantu memfasilitasi pelaksanaan MAD Sosialisasi sehingga cukup membantu pelaksanaan tugas-tugas yang dijalan oleh Fasilitator Kecamatan (FK/FT) yang selama ini menjadi ujung tombak pelaksanaan program di kecamatan. FK dan FT sebagai ujung tombak keberhasilan program dilapangan sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusinya secara optimal untuk dapat melakukan pendampingan kepada masyarakat menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Keterangan : Gambar disamping kiri(dari kiri ke kanan), terlihat Kepala Bidang Kelembagaan Muh. Daud, S. STP & Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Mulyadi, S. STP (sekaligus bertindak sebagai Pjo-Kab PNPM-MPd dan PNPM-Integrasi) dalam lingkup BPMPD/K Kabupaten Maros yang ikut mengawal pelaksanaan MAD Sosialisasi.
Dengan beberapa gambaran pelaksanaan kegiatan tersebut di atas dan beberapa kegiatan pendukung lainnya yang telah dilaksanakan sebelumnya antara lain Pelaksanaan Semiloka DPRD dan Semiloka SKPD pada tanggal 30 s.d 31 Desember 2010 yang mana telah membangun komitmen bersama dalam semiloka tersebut yang disebut dengan istilah "11 Kunci Sukses Kabupaten Maros" antara lain :
  1. Desa harus merampungkan dokumen RPJM-Desa dan RKP-Desa serta Kelurahan harus menyiapkan Renstra Kelurahan.
  2. Dilakukan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan untuk penyelarasan antara Renja SKPD dengan hasil Musrenbangdes & Musrenbangcam yang dilakukan secara partisipatif dengan basis dari dokumen RPJM-Des
  3. Penyusunan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Musrenbang Partisipatif secara bersama dengan pelibatan unsur : Bappeda, BPMPD, SKPD Lainnya,  Faslilitator Kabupaten PNPM-MPd, LSM, Pelaku Pembangunan Partisipatif. 
  4. Mulai Tahun 2011, dilakukan Musrenbang Reguler secara paralel dengan Musdes & MAD PNPM-MPd dengan agenda secara proporsional 
  5. Mengaktifkan Forum SKPD yang dilakukan secara partisipatif
  6. Penyelarasan Jaring Asmara dengan Musrenbang (Desa & Kecamatan)
  7. Perencanaan Teknokratis dan Politis dilakukan secara partisipatif dengan basis RPJM-Desa
  8. Pelaksanaan Hearing DPRD minimal 1 dalam setahun
  9. Fasilitasi penyusunan/review perda partisipatif untuk mendukung pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah berbasis RPJM-Desa
  10. Hasil penetapan APBD disosialisasikan kepada masyarakat melalui forum musrenbang
  11. Tim Penyelenggara Musrenbang adalah Setrawan yang berasal dari SKPD & Aparat Pemerintah di Kecamatan/Unsur PNS yang memfasilitasi penyelenggaraan musrenbang.
Sehingga pelaksanaan pengintegrasian di Kabupaten Maros semakin memberikan peluang untuk mencapai kesuksesan apalagi dengan di dukung oleh Visi dan Misi Bupati Maros saat ini Yaitu Bapak Ir. H. M. Hatta Rahman.
Terkait dengan hal tersebut dan merujuk pada Surat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nomor : 555.3/106/Bappeda Tanggal 07 Januari 2011 Perihal Jadwal Penyelenggaraan Musrenbang tahun 2011, maka oleh Pemerintah Kabupaten Maros menyampaikan rencana pelaksanaan musrenbang pengintegrasian dengan beberapa agenda kegiatan yang harus dipersiapkan sebelumnya, antara lain :
  • Seluruh SKPD Segera menyelesaikan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) SKPD Tahun 2012 sebagai bahan penyesuaian program/kegiatan yang diusulkan pada pelaksanaan Musrenbang Kecamatan.
  • Camat Segera memfasilitasi desa / kelurahan untuk menyelesaikan pelaksanaan Musrenbang Desa/Kelurahan untuk menghasilkan Dokumen Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa/Kelurahan.
  • Merampungkan Agenda Penulisan Usulan serta Verifikasi Usulan untuk kegiatan PNPM - Mandiri Perdesaan serta PNPM - Integrasi Tahun 2011.
  • Pembentukan Tim Penyelenggara Musrenbang Kecamatan.


Agenda & Tujuan Utama Musrenbangcam Pengintegrasian adalah sebagai berikut :
  • Prioritas Usulan PNPM-MPd Tahun 2011 yang berasal dari RKP Tahun 2011.
  • Prioritas Usulan PNPM-Integrasi Tahun 2011 yang berasal dari RKP Tahun 2011.
  • Penetapan Usulan RKP/Renja Kecamatan Tahun 2012 untuk Pendanaan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN, BLM PNPM-MPd, BLM PNPM-Integrasi,ADD, dll.
  • Melakukan klarifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan sesuai dengan fungsi-fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) Kabupaten
  • Merumuskan/Mereview/Validasi Renstra/Renja Kecamatan
  • Merumuskan Pagu Indikatif Kecamatan
  • Mendapatkan Umpan Balik dari Forum mengenai kualitas pendampingan Camat, Tim Pemandu/Fasilitator, Pjok/Setrawan, Pendamping Lokal, dan Pelaku - Pelaku yang terlibat dalam PNPM-MPd,PNPM-Integrasi dan program lainnya.
  • Pembahasan hal-hal lain yang dianggap perlu
  • Penyusunan RKTL
Adapun  Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Pengintegrasian yang dimaksud adalah :
  1. Kecamatan Mallawa, Senin Tgl 21 Februari 2011.
  2. Kecamatan Camba, Selasa Tgl 22 Februari 2011.
  3. Kecamatan Cenrana, Rabu Tgl 23 Februari 2011.
  4. Kecamatan Simbang, Kamis Tgl 24 Februari 2011.
  5. Kecamatan Bantimurung, Jumat Tgl 25 Februari 2011.
  6. Kecamatan Maros Baru, Sabtu Tgl 26 Februari 2011.
  7. Kecamatan Lau, Senin Tgl 28 Februari 2011.
  8. Kecamatan Bontoa, Selasa Tgl 01 Maret 2011.
  9. Kecamatan Mandai, Rabu Tgl 02 Maret 2011.
  10. Kecamatan Tanralili, Kamis Tgl 03 Maret 2011.
  11. Kecamatan Marusu, Jumat Tgl 04 Maret 2011.
  12. Kecamatan Moncongloe, Senin Tgl 07 Maret 2011.
  13. Kecamatan Tompobulu, Selasa Tgl 08 Maret 2011.
  14. Kecamatan Turikale, Rabu Tgl 09 Maret 2011.
Diharapkan kepada seluruh SKPD serta Camat untuk dapat melakukan langkah - langkah persiapan untuk mendukung pelaksanaan musrenbang pengintegrasian yang dimaksud. Dan secara khusus diharapkan kepada Pimpinan beserta Anggota DPRD yang terhormat untuk secara bersama mengawal pelaksanaan musrenbang pengintegrasian ini demi untuk menjadikan maros lebih baik. Hal ini juga sebagai upaya untuk menyelaraskan penjaringan aspirasi masyarakat dalam forum musrenbang pengintegrasian yang akan dilakukan secara partisipatif.

Minggu, 06 Februari 2011

Suvervisi Reguler bank Dunina di Maros

Berdasarkan Memo dari Koordinator Provinsi Sulawesi Selatan PNPM-MPd Nomor : 052/MM.Sulsel.E/II/2011 tertanggal 05 Februari 2011 Perihal : Supervisi Reguler Bank Dunia yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2011 di Kabupaten Maros dengan rencana kunjungan di Kecamatan Cenrana, Kecamatan Marusu, Kecamatan Mandai. adapun Tim Bank Dunia yang akan berkunjung adalah :
  1. Festina Lavida, FM Team PSF
  2. Hanggar Irawan, FM Team PSF
  3. Annisa Lucky, IFAD Staff
  4. Meng Sakphouseth, IFAD Staff
Semoga Maros dapat menjadi lebih baik,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Jumat, 04 Februari 2011

Rapat Koordinasi Internal Setrawan

Pada rapat koordinasi internal Setrawan Kabupaten bersama Sertawan Kecamatan yang dilakanakan pada tanggal 31 Januari 2011 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Maros dengan peserta rakor antara lain : Sekretaris Bappeda Kabupaten Maros, Sekretaris BPMPD/K Kabupaten Maros, Faskab Integrasi Kabupaten Maros, Setrawan Kabupaten, Setrawan Kecamatan dengan pembahasan agenda sebagai berikut :
  1. Evaluasi Pelaksanaan Musrenbangdes
  2. Pembahasan Teknis Persiapan Pelaksanaan Musrenbangcam
  3. Evaluasi Peran dan Tanggungjawab Setrawan Kabupaten dan Setrawan Kecamatan dalam mengawal musrenbangdes dan Penyusunan RPJM-Desa & RKP-Desa, serta lainnya
  4. Penyusunan Struktur Kepengurusan Setrawan
  5. RKTL
Hasil yang dicapai adalah :
  1. Melakukan evaluasi terhadap proses pelaksanaan musrenbangdes dari tinjauan keterlibatan / partisipasi seluruh komponen masyarakat/Pemerintah, proses pengambilan keputusan/proses demokrasi, penyiapan dan penetapan dokumen perencanaan (RPJM-Des dan RKP-Des), dll
  2. Penyamaan persepsi tentang beberapa hal yang harus dipersiapan dalam pelaksanaan musrenbangcam antara lain : Pembentukan Tim Penyelenggara Musrenbangcam, Rekap Usulan RKP-Des, Penulisan Usulan PNPM-MPd & Integrasi, Verifikasi Usulan PNPM-MPd & Integrasi
  3. Perlunya peran aktif Setrawan Kabupaten & Kecamatan serta pelaku lain di tingkat kabupaten dan kecamatan dalam menyiapkan dan mengawal perencanaan mulai dari musrenbangdes, musrenbangcam, forum SKPD & musrenbangkab
  4. Membentuk dan melengkapi struktur kepengurusan setrawan yang terdiri dari 
    • Koordinator : Andi Ir. Dainuri, MM (Setrawan dari unsur Bappeda)
    • Wakil Koordinator : Tawakkal (Setrawan dari unsur BPMPD/K)
    • Sekretaris : Salwiah Ali (BPMPD/K)
    • Anggota : Unsur Setrawan Kabupaten & Kecamatan
  5. Jadwal Pelaksanaan Musrenbangcam akan dimulai pada minggu IV Februari s.d I Maret 2011. jadwal pelaksanaan musrenbangcam ini di undur dari minggu ke II ke minggu ke-IV karena akan dilaksanakan penulisan usulan dan verifikasi usulan PNPM-MPd & Integrasi. Proses pelaksanaan musrenbangcam akan dilaksanakan paralel dengan MAD Prioritas PNPM-MPd dan Integrasi
 Dokumentasi Foto Kegiatan Rakor Internal Setrawan Kabupaten dan Setrawan Kecamatan, Tgl 31 Januari 2011 bertempat di Ruang Rapat Bappeda Maros
 Suasana rakor berjalan cukup interaktif dengan penuh semangat dari setrawan kabupaten dan kecamatan,,,,dalam pembahasan agenda rakor tersebut juga dilakukan pembahasan tentang dukungan militansi dari seorang setrawan yang selama ini bekerja walaupun belum mendapatkan honor atau biaya operasional sejak diangkatnya menjadi setrawan di bulan juli 2010,,,,tugas yang akan dipikul oleh setrawan memang cukup menantang karena disamping setrawan kesibukannya sebagai PNS di lingkup Pemerintahan Kabupaten Maros, mereka juga harus mengatur waktunya untuk melakukan pengawalan terhadap perencanaan pembangunan partisipatif yang saat ini dijalankan di Maros karena Maros adalah pilot pelaksanaan perencanaan pembangunan partisipatif yang digagas dalam PNPM-MPd yaitu pelaksanaan Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif (P2SPP) yang oleh Maros disusun suatu Petunjuk Teknis Operasional(  PTO) Sistem Perencanaan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Berbasis Partisipasi Masyarakat (SP3DBPM) . Pada Tahun 2010, Maros sebagai wakil provinsi sulawesi selatan sebagai pilot P2SPP sehingga diharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Maros serta Masyarakat secara umum untuk menyukseskan kegiatan ini dan salah satu unsur pendukung pelaksanaan program ini adalah setrawan sehingga diharapkan ada dukungan pembiayaan operasional kepada setrawan. Pada Tahun 2011 ini, Pilot P2SPP menjadi Program yaitu PNPM-Integrasi. 
 Rapat Koordinasi Setrawan Kabupaten & Kecamatan di pimpin oleh Sekretaris Bappeda Maros Ir. Andi Dainuri, MM bersama Sekretaris BPMPD/K Tawakkal

Selasa, 18 Januari 2011

Menyambut Musrenbang - Pengintegrasian Kab. Maros

Sebagai langkah persiapan pelaksanaan musrenbang pengintegarasian kabupaten maros maka dilakukan beberapa agenda serta kegiatan pendukung antara lain :
  1. Rapat Pembahasan Petunjuk Pelaksanaan Musrenbang Pengintegrasian bersama dengan Bappeda, BPMPD, SKPD Lain, Seluruh Camat Se Kab. Maros, Setrawan Kabupaten dan Kecamatan, Faskab PNPM-MPd yang dilaksanakan pada tanggal 07 Januari 2011.
  2. Pelibatan Setrawan Kabupaten dan Kecamatan serta Pokja RBM Kabupaten dalam memfasilitasi MAD Sosialisasi sebagai langkah penyiapan pelaksanaan musrenbangdes dan meusrenbangcam sampai pada pelaksanaan forum SKPD dan musrenbangkab.
  3. Mongoptimalkan peran dan fungsi Satker Kabupaten dalam mengawal pelaksanaan MAD Sosialisasi dengan terlibat dalam pelaksanaan MAD Sosialisasi yaitu keikutsertaan Kepala Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa/Kelurahan(BPMPD/K) Kabupaten Maros, Kabid Pemberdayaan dan Kabid Kelembagaan BPMPD/K serta unsur terkait lainnya.
  4. Penerbitan surat edaran tentang pelaksanaan musrenbangdes yang akan dilaksanakan secara paralel dengan pelaksanaan Musdes I & Musdes II dengan musrenbangdes bagi desa yang sudah siap dokumen RPJM-Desa dan RKP-Desa nya.
  5. MAD Sosialisasi PNPM-MPd Kabupaten Maros dilaksanakan pada tanggal 13-19 Januari 2011 untuk 14 Kecamatan Se-Kabupaten Maros terdiri dari 1 Kecamatan Non PNPM-MPd yaitu Kecamatan Turikale.

Sebagai catatan penting dalam penyampaian informasi ini adalah dimana pokja RBM Kabupaten Maros akan mendukung pelaksanaan agenda pengintegrasian di kabupaten maros termasuk dalam mengawal pelaksanaan mad sosialisasi serta tahapan pengintegrasian berikutnya. kamai harapkan rbm kabupaten maros dapat memberikan warna dalam mengawal peningkatan kualitas PNPM-MPd dan program - program pembangunan lainnya di Kabupaten Maros.

Sabtu, 15 Januari 2011

Agenda MAD Sosialisasi

Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi PNPM - MPd Kabupaten Maros untuk Tahun 2011 dilaksanakan sebagai langkah penyiapan awal pelaksanaan pengintegrasian program PNMP dengan system perencanaan regular  pembangunan daerah  (Musrembang) di tahun ini telah dilaksanakan dengan jadwal Mulai Tgl 13 s.d 19 Januari 2011 untuk 14 Kecamatan Se Kabupaten Maros dengan rincian sebagai berikut :

Tgl 13 Januari 2011 : Kec. Lau dan Maros Baru dan Bontoa
Tgl 14 Januari 2011 : Kec. Marusu, Mandai, Tanralili
Tgl 15 januari 2011 : Kec. Camba & Mallawa
Tgl 18 Januari 2011 : Kec. Simbang, Cenrana, Tompobulu.
Tgl 19 Januari 2011 : Kecc. Moncongloe, Bantimurung, Turikale.

Fasilitator dan Peserta MAD Sosialisasi antara lain : Camat, Pjok,FK/FT, Faskab, Setrawan, Anggota DPRD dari Dapil terkait,Pokja RBM,BKAD,UPK,PL,BP-UPK,Tim Pengamat,Satker,Tim Koordinasi Kab,Kade/Lurah,TPK,BPD,LPM,Tomas(LK-Pr),Masy Umum yang berminat untuk hadir.

Proses perencanaan selanjutnya adalah Musrenbangdes yang akan dilaksanakan secara paralel dengan Musdes ala PNPM-MPd (Musrenbangdes Pengintegrasian) yang akan dimulai pada minggu III Januari 2011 setelah rampungnya MAD Sosialiasasi untuk wilayah kecamatan bersangkutan.

Dalam pelaksanaan Musrenbangdes Pengintegrasian ini diharapkan semua unsur baik Polits, Teknorat, dan masyarakat secara umum dalam terlibat dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.